Minggu, 07 Februari 2016

Insyaalah



Terkadang, aku tidak mengerti mangapa aku masih berharap.
Kadang kala pula, aku tidak tahu mengapa aku masih menunggu.
Kadang juga, aku tidak tahu mengapa masih tetap tinggal.
Terkadang juga , aku tidak tau mengapa masih dengan perasaan yang sama
Maka, itulah salah-satu cabang sabar. Ketika kita "tidak tahu" misteri masa depan, tapi kita tetap melakukannya ]. Lengkapi dengan keyakinan Allah selalu punya skenario terbaik, sibukkan diri dengan hal positif dan bermanfaat, maka semoga bahagia selalu menemani kita.

Sabtu, 06 Februari 2016

Barakallah 17 tahun

Ada beberapa hal yang tidak bisa ku beli dengan uang, salah satunya kebahagian. Iya kebahagian, tanpa kebahagiaan hidupku akan hampa ada banyak orang yang selalu bisa mewujudkan kebahagiaan untukku, membut hari-hariku lebih bewarna lebih dari sekedar warna pelangi . Kebahagian itu bukan masalah kemewahan, yang bisa terbeli dengan mengumpulkan uang hingga milyaran, namun kebahagian itu adalah datang dari hati dengan membuat orang-orang seitar juga bahagia.  Tak terasa umur ku telah  17 tahun. Dimana 17 tahun yang lalu aku hanyalah bayi tanpa sehelai kain bercucuran darah, 17 tahun yang lalu aku terlahir dari wanita yang hebat tak tergantikan oleh siapapun yang rela mengalami sakitnya tendanganku hingga hampir mempertaruhkan nyawannya, tak terasa 17 tahun yang lalu tepat ditelinga mungil ku, aku diqomati oleh seorang lelaki yang  menunggu kelahiranku dan berharap aku dan wanitanya dapat terselamatkan. 17 tahun yang lalu akulah yang meramaikan rumah kecil mereka namun bukan dengan bercerita namun menangis, Dari aku terlahir hingga 17 tahun ini merekalah yang mendidik mengurusi dan bekerja keras demi kebahagiaan ku, demi keberhasilanku, entah bagaimana cara ku membalas jasa mereka, entah dengan apa yang dapat ku beri pada mereka, mereka yang setia bersamaku, mereka yang tak henti-henti beri yang terbaik padaku. Dan sampai saat ini aku masih saja merepotkan mereka.
Mereka tak mengucapkan apapun untukku di 17 tahun ini, Apa mereka lupa?  Tidak, mereka tidak lupa, karna  aku yakin ada sebuah doa yang mereka curahkan kepada sang Pencipta untuk kebaikanku. 
Selamat Datang Februari.


 





Tepat tanggal 1 dimana aku asik menterjemahkan B.inggris tepat di reses pertama seseorang cewek menanyakkan namaku pada teman-teman sekelas dan tiba-tiba masuk dan memberi sebuah bingkisan yang berisi beng-beng tanpa surat, kasus pertama membuat teman sekelas heboh pada topik ini.
Hingga kesokkan harinya disaat reses pertama aku pergi membeli makanan, tiba-tiba teman sekelas pada teriak memanggil namaku karna ada kiriman datang, ku lihat ada donat yang membuuat aku takut memakannya, takut ada racun sianidanya. Wwkwwkkk,, ini ada suratnya pake benang, gambaran dibentuk yang buat aku deg degan dan bertanya? Apa ada penggemarku? Apa orang –orang itu (Sustia, Intan, Muti, Juli) atau LCC ? . Disaat pulang les dengan rasa berani ku makan donat dengan adikku.
Hari ke 3 di reses juga, ada kiriman kertas yang dihekterin dan ternyata dalamnya GoodTime dan Timtam, ada surat yang buat aku binguung dan lelah membacanya,  bacaan yang bolak balik ngebalik kertasnya. Kreatif sih, beda sih, tapi capek tau, Hahaha. Kalau kayak gini terus mending ulang tahunnya diundur tanggal 29 februari. Hahaha, biar  hemat uang jajan.
tgl 4 Pun tiba banyak yang mengucapin, semoga doa-doanya terkabulkan dan semoga doa-doa untuukku juga berlaku bagi semuanya. Aamiin.
pagi-pagi udah sampai sekolah waktu bel berbunyi Novri nyanyi dan kasih coklat katanya dari dia padahal dari orang lain, pake-pake surat diarylah. Waktu reses pertama juga ada yang ngantar 2 gula-gula samaku pake surat sama gambar-gambar pake crayon . ciee warna-warni pelangi bah.


ini kasus pertama yang buat orang-orang kelas heboh, didalam nya ada beng-beng . ini kasus pertama datang dari Intan =D dan yang dibawa suratnya itu waktu mereka datang kerumah dengan buku pink berisi anggap saja diary tentang kita.

ini kasus ke 2 yang buat sekelas juga heboh, ini donat yng membuatku bertanya, ada sianiadanya? =D ada sianida ragu-ragu tapi dimakan juga. =D ini ternyata dari Mutiara
Ini dia surat yang buat aku asik ngebalik -balik kertas, kreatif yaa , beda dari yang lainn =D . Ini kerjaan Sustia. isinya buat jingkrak2 hati broo

Ini kasus ke 4 yang ngasih aku gula-gula,, sama surat yang hehehe gimana gitu. ternyata itu dari juli eh yang crayon2 itu katanya konsep Mia sama Jurhamdan =D. bah gak kreatif juli. Tapi ini spesial . 
ini ada coklat + surat dari mereka ber4 tapi yang bawa si Juli, niatnya mau datang pagi letakin dimeja lalu mau kasih bunga mawar biar makin penasaran, tapii malah dia yang terlambat =D


ini dari GusTriYaNi Mici walaupun udah beda kelas tapi tetap ada selalu punya ide baru buat bikin aku bahagia, rela beginian dikelas mereka ada balon2 lagi demi buat aku,, apa gak kenak marah itu :D. Makasih wee ({})










 Ini cuman sebagai sampel aja, banyak lagi yang ngucapin, makasih yaa. dari beberapa kata2 ini anggap saja sudah mewakili semuanya yang memberi ucapan dan doa-doanya untukku,, makasih semuanyaa. Berharap doanya dijabah dan juga berlaku di yang mendoakan.



ini kejutan selanjutnya dari LCC + IPA 3 sebagian,, yang ngagetin pake plastik biar kayak balon pecah si Novri, sok sok di tutup pintu kelas. =D. Yang juga pas tanggal 5nya datang kerumah letakin balon-balon dikamar, suprisee,,,yuhuuyyyy.... 
ini pasti kerjaan dea yang ulang tahun dibilang cantik dirinya dibilang cantik tapi yang lain dibuat jelak =D... Makasih LCC untuk kejutan-kejutannya berapa hari nyiapinnya ? =D ({})
gara-gara lukisan ini yang buat juli sustia berantem, karana ketinggalan dirumah juli, astaga gara-gara aku begadoo,,


ini manusia-manusia yang buat orang pernasaran,,, yang buat aku cepat kaya gak jajan, =D, walah gak ada lagi berarti yang ngirimin makanan tiap reses =D, ralatlah ralat.. yang udah hampir berhasil 100 % buat kejutan tapi waktu tgl 4nya ketauan =D, mau ngiasin kamar makin orangnya udah pulang=D ,, terakhir ngiasin kamar bareng orang yang ulang tahun. padahal tadi udah sempat pinjam nomor orang buat sms aku,  ngancam , jam 3 harus udah dirumah, kalau gak datang awas kau !! astaga weee weee. Makasih buku diary harapannya =D 
Makasih semua. Terutama doa-doanya. Karna hadiah terindah untuk orang yang kita sayang adalah doa yang tulus. Makasih semuanya. Kalian berarti untukku,,, Sukses untuk kita para sahabatku. Aku menyayangi kalian semuanya ()

Kamis, 17 Desember 2015

Dear XII IPA 3

Ku ungkapkan perasaan sayang ini melalui blogku pada kalian orang yg tlah mengisi banyak kenangan untukmu para teman. Dikelas ini kita rasakan berbagai pahit manis nya sebuah kehidupan itu kita lalui bersama mungkin kurang lebih 3192 jam, Ku lalui perjuangan itu selama kurang lebih 2 tahun bersama orang konyal layaknya kalian, menuai jutaan tawa dan bahkan juga tangis. Kedepannya kita akan malangkah berjuang dengan yang lain, Selamat berjuang teman.
Sebentar lagi suasana akan beda. Takku hadapi lagi kalian
Pola yang suka minta kawani ke kamar mandi, yang marah-marah dikelas, yang egois, yang tegas gimana gitu. 5 tahun berjuang pasti tau banget sikap/sifatnya.
Muvia yang sering kutipi uang kas, yang suka nelakin aku, yang sering jadi teman curhat gak penting gitu, yang sring ngadepin tingkah ekspresii aneh ku,
Dea yang suka merepet-repet dikelas apalagi kalau lagi pada salah, yang suka maju kalau biologi, yang gak mau kalah kalau udah adu mulut, yang suka ngambek juga.
Aztri yang suka kentut, yang keseringan pacaran, yang paling bisa ngertiin, yang suka cemburuan juga,
Monica yang suka kentut juga, suka mendem perasaan terakhir nyesek sendiri, yg sering puasa, orang yang sibuk kalau udah masalah absen pasti gak bisa diganggu
Natalia yang gampang jatuh cinta tapi cepat berlalu, cabe tingkat pertama, yang gampang ngambek, yang suka joget-joget gak jelas, egois juga cebe ini
Rani orang yang pendiam tapi ramah, baik banget, orang yang iya iya aja, cantik lagi kayak Sandra  dewi, yang hampir mau ikutan miss Indonesia
Angel yang suka ngegambar, yang sukaa marah-marah gak jelas, nyanyi2 gak jelas suara pas pasan tapi selaluu PD, egois juga sih, yang  lebih  cocok ke seni bakat banget bahkan
Widya bakat banget nyanyi, suara bangus, kalau ada apa gitu sering nempah dia reques lagu gitu, pernah menang nyanyi loh hebatkan
Lila yang suka marah-marah gak jelas, parbada kali, lasak, cabe IPA 3 yang bisa buat orang emosi sama kek dea gak mau kalah kalau udah ngomong, selalu jadi peran antagonis, sering kasih tebengan sama aku, ini juga egois juga  intinya dia yang paling heboh
Pina yang pendiam bakat terpendam, bisa sih tapi jarang dikeluarin. orang yang khawatiran gimana gitu,
Dwi yang sok bersih, yang sering nyakitin hati, yang sering ngejekin aku kuningan, cocok jadi peran mamak tiri pokoknyalah soalnya suka merepet
Sellya yang suka ngetaawain setiap tingkah konyol ku, yang sering dibully kasian, tapi sabar sabar aja tapi dalam hati nyess
Yayas yang ngomong agak gak jelas kalau ada huruf e nya, yang suka selfie eh gak deng IPA 3 suka selfie semua, yayas juga gak mau ngalah
Sarah salah satu pelawak IPA 3 dengan wajah polos nya setelah itu, yang suka jailin orang, inilah dia orangnya
Winda yang suka ngecek makanan orang, yang suka kepanasan , yang paling lengket sama septo widya pola,
Jiha yang kalau maju nulis ada gayanya, suka ngedance, ngereef, yang sering dikerjain sama sahabat2nya apalagi sama topik novri sevto
Icha yang suka nyimpanin foto dan di edit aneh aneh bareng septi jiha, sahabatan kali bah mereka
Septi yang ada  gila-gilanya gimana gitu, sering galau, yangg suka jadi cabe di kelas, yang nyanyi fales  tapi PD aja
Andini yang suka merepet kalau aku gak piket, teriak2 gak jelas lah, yang sering garain akuu kalau dilesan, baik suka anterin pola soalnya
Ramawati bah baik kali eh gak deng suka merepat gak jelas, suka marah2 gak jelas yang baiknya sih suka ngenterin aku les
Gita yang sering jadi bullian di kelas, yang kecil yang sering diejekin adikkan
Maya yang goyangnya asalole, cebe juga, yang jarang peke dabelan, yang suka ngomong singkkatt padat tapi waw
Roida yangsuka membantah kalau dia benar tapi di abaikan, cepet sembuh ya roida, lawan penyakitnya, gak lengkap tanpa mu
Rebeca orangnya kek orang cina, foto-foto keren yang cerewet juga kalau sama ku tapi sama yang lain mana berani dia yakan rebaca
Yulfrita yang suka selfie yang buat status di bbm tiap saat, yang suka marah juga, egois juga
Mila yang suka marah gak jelas, parbada, baik suka nawarin apa yang disuruh sama guru kalau dia ada walaupun bayar sih
Novri ada gila-gilanya, suka ngalah cuman sama Aztri sama yang lain mah jarang, suka buat sensasi biar yang lain ketawa
Taufik yang genit samaa semua cewek dideketin, sok polos padahal suka jailin orang yang tak berdosa dan bersalah, justin si natalia ini
Prasmigara ingat kali kata bu rani kalau pras barang antik ipa 3 harus dijaga dan dirawat, sok ganteng, percaya diri kuat banget padahal buat sebel orang
Dimas baik tapi kadang kasar, lembek jadi ketua seharusnya tegas dong sekali2 aja, mau aja disuruh2in
Sevto gitaris ipa 3, paling ganteng dikelas ini, yang gelisah kalau udah di lapangann ada yang main bola, orang yang suka jahilin orang juga ini, banyak kali yang di PHPin si anak kambeng ini,
Ricky dibilang sekelas otaknya kotor tapi dia bilang udah insaf, yang kadang suka ekspresii gak jelas gimana gitu

1 kalimat untuk kalin, dengarlah !! "Aku tak peduli bagaimana sifat sikap kalian masing2 kalian adalah orang yang ku sayang, kalian adalah bagian dari hidupku".
Maaf aku tak bisa ungkapin kalau aku sayang kalian secara langsung, karna aku orangnya males untuk bicara, aku kan hemat bicara ya kaann .

I LOVE All XII IPA 3

Jika perpisahan tlah datang dan akuu harap waktu pertemukan kita dengan gelar dan pekerjaan yang hebat. 

Jumat, 14 Agustus 2015

Untukmu 17 AGUSTUS

KEMERDEKAAN
Hatinya Tulus, Jiwanya mulia, gagah perkasanya
Dia berikan untuk negeri ini
Bermandian keringat, memberantas penjajahan
Dia tinggalkan keluarganya
Demi membela Tanah air ini
Namun apa.,,,,
Para pejuang
Manusia yg mulia  tertembak mati,
Demi membela negeri ini
Ribuan Insan hebat tak bernyawa lagi
Demi pengabdiannya pada negeri ini
Cucuran darah mengalir di tanah airnya sendiri
Demi kemakmuran negeri ini
Tulang belulang hancur tak berdaya
Hanya demi sebuah kebahagian Rakyat ini
Dia korbankan semuanya
Demi mengembalikan KEMERDEKAAN rakyat yg lemah
Meski dia tau nyawanya jadi taruhan
Namun tak dia hiraukan itu
Dia terus berjuang
Dia terus berkorban
Betapa mulia hatinya
Jasanya yg tak terlupakan
Namanya yg selalu dikenang
Perjuangannya yang tetap menjadi cerita kebanggan
Karna mereka,
Pahlawan-pahlawan Sejati
Rakyat merasakan kemerdekaan
meski tak seluruhnya
Namun setidaknya Rakyat bisa merasakan hidup tanpa penjajahan
Wahai anak-anak bangsa,
Para penerus bangsa
introfeksi dirilah, lihatlah, dan ingatlah
Jangan kau sia-siakan pengorbanan mereka
jangan kau abaikan keabadian mereka
Jangan kau lupakan jasa-jasa baik mereka
Hargai segala air matanya dan setiap doa2nya disetiap pertempurannya
Di setiap pembelaan dan nyawanya yg tertembak mati
Teruskanlah, teruskanlah
perjuangan mereka demi mempertahankan KEMERDEKAAN ini
 Untukmu Terima kasih Pahlawan2 INDONESIA,
 Untukmu merah putih ku
Tataplah berkibar Di tanah air bumi pertiwi ini,

Selamat Ulang tahun INDONESIA, selamat Ulang Tahun Rakyat-Rakyat Indonesia, Selamat hari kemerdekaan semuanya, semoga bisa merasakan kemerdekaan yang layak. 17 Agustus 1945. Alhamdulillah INDONESIA 70 tahun merdeka, Semoga tidak ada lagi kemelaratan, penderitaan, kesengsaraan, semoga Indonesia  bersih dari kejahatan, korupsi, dan intinya semakin bersatu rakyatnnya dan adanya keadilan. Tetap jadi yg terbaik INDONESIA ku.

Minggu, 21 Juni 2015

Friendzone



Friend Zone
 Bagaimana rasanya kau bisa dekat dengannya, dapat perhatian dengannya kau menganggapnya lebih dari seorang teman tapi dia hanya menganggapmu teman. Kamu mencintainya namun dia malah mencintai orang lain, dan menceritakan orang yg dicintai padamu.
Disini aku akan bercerita tentang Friend Zone yang mungkin biasanya setiap aku buat cerita pasti happy ending tapi kali ini bakalan sad ending. Orang tua Putri dan Farel bersahabat sejak kecil begitupun dengan putri dan farel, rumah mereka bersampingan.
Hari ini mereka akan ke sekolah. Farel akan menjemput putri ke rumahnya.
"Udah siap put"
"Udah dong yuk pergi"
"Oke, bos"
Merekapun pergi ke sekolah bersama2. Mereka duduk berdua mereka layaknya sepasang kekasih, Farel memang mendam perasaan pada Putri, tapi tidak dengan putri dia menganggap farel hanyalah sebagai sosok sahabat dan tidak lebih dari itu.
"Rel, nanti temanin gue makan ya"
"dengan senang hati"
Mereka pun pergi ke kantin, untuk makan. Dikantin Farel dan putri tertawa bercanda walaupun lagi makan.
"eh, awas liat nih nasi lu gak masuk" sambil mengambil nasi di bibir farel.
"Makasih ya" kata farel sambil tersenyum.
"Bahagianya lu bisa letakin tangan lu di bibir gue walau hanya perkara sebijik nasi, perhatian banget" kata Farel dalam hatinya sambil menatap Putri yg sedang makan.
Putri yg melihat tingkah farel langsung melambaikan tangan didepan wajah farel.
"Woy, melamun aja. ngapain natapin gue dari tadi"
"Gak,  geer banget lu"
Farel menganggap perhatian putri padanya berlebihan padahal itu hanya kebetulan, bahkan putri menganggap hal itu biasa.
Setelah mereka selesai mereka kembali ke kelas , di les ini jam kosong jadi siswa/i  membuat kegiatan dan gosip masing2 pastinya itu mah kerjaan cewek.Namun berbeda dengan Putri yg sibuk dengan hp nya anteng di bangkunya, sementara farel main2 gitar sama teman2 lainnya. Dia memang bermain bersama teman2 lainnya tapi pandangannya selalu ke arah Putri yg sedang sibuk dengan Hpnya. Karna telah lama dia memetik gitar akhirnya dia memberikan gitar tersebut kepada temannya yang lain
"Ini broo, tangan gue udah capek" Katanya sambil pergi ninggalin teman2 lain dan menghampiri Putri.
"Sibuk aja sama gedjeynya si put, main napa sama teman2 lain, kebersaaman bareng teman2 itu lebih mahal loh dari gedjet"
"Iya iya gue tau kok, gue kan biasanya juga gabung sama kalian, bahkan gue paling lasak, tapi gue mau disini aja"
"Kenapa lu betah sama gedjet lu sekarang?"
"Rel, gue lagi dekat sama seseorang, makanya gue betah gitu"
"Seseorang, cowok cewek?"
"Cowoklah, gue memang ngagumi dia sejak gue masuk SMA, tepatnya sejak dia main basket"
"Kelas berapa ?"
"IPS 2, gue senang banget. Nanti kalau gue jadian sama dia lu bakalan gue traktir makan deh"
"Yaudah terserah lu"
"Jangan ganggu gue dulu ya, gue lagi kasmara ini, lu main aja sama teman2 sana, nanti bakalan gue ceritain deh"
"Oke, gue sama mereka lagi" kata rendy sambil tersenyum padahal mah hatinya udah menangis.
"Gue bahkan gak pengen lu jadian sama cowok yg lu banggakan itu didepan gue, walaupun gue bakalan lu  traktir tapi gue butuh sedikit aja lu bisa liat perjuangan gue buat dapatkan elu, padahal gue selalu ada buat lu tapi kenapa lu gak peka sih, biasanya cewek itu setua gue gampang banget peka, tapi kenapa lu beda" kata hati Farel yang tetap memperhatikan Putri meskipun dia sekarang besama teman2 lainnya.
Bel pun berbunyi pertanda pulang sekolah.
"Yuk pulang"
"Yuk"
Di perjalanan pulang Gerimis tiba2. Angin bertiup kencang.
"Put, ambil jaket di tas gue, pake buat lu"
            Putri pun mengambil jaket Farel dan tidak dia pakai di tubuhnya melainkan dia tutup kepalanya dan kepala Farel dengan jaket itu.
"Kok, gak lu pake, lu kedinginan kan, lu perhatian banget sama gue"
"Biasa aja kali, bukan perhatian ini memang gerimis ntar lu sakit gue nebeng sama siapa dong"
"Haaa, nebeng?? astaga gue berharap lebih, gue kira lu tutup kepala gue biar gue gak sakit dan gak kenapa2 ini malah masalah nebeng, gak peka banget ya put" kata Farel dalam hatinya.
Akhirnya mereka pun sampai. Putri pun turun dari sepeda motor Farel .
"Nah jaket lu makasih ya"
"Gue pulang ya"
Keesokan harinya, hari libur Putri ada janji sama sahabat2 masa SMPnya. Tapi dia bingung harus pergi dengan siapa.
"oh ya kek nya Farel mau anter gue deh, ntar dia gue traktir diamnya itu, ah telpon dia lah"
Putripun menelpon Farel.
" Assalamualaikum put, ada apa,?"
" Waalaikumsalam pak haji,  eh ada acara lu hari ini?"
"Pasti putri mau ngajak gue kencan ini" pikir Farel.
"Eh, gak ada kok put, kenapa ?"
"Kita jalan2 yuk, ntar lu gue traktir deh"
"Oke oke setuju. gue siap siap ya ntar lu gue jemput"
"Oke, see you"
Farel berharap sangat berlebihan padahal kan Putri ngajak dia bukan cuma berduaan tapi sudah adanya sahabat2 SMP putri yg juga dijanjiin kumpul duluan.
"Gue harus tampil oke, gue yakin putri pasti mau ajak gue kencan. yeee akhirnya" kata Farel dengan bahagianya
Farel pun menjemput putri.
"Yuk naik, kita mau kemana put"
"Ke cafe Kifen ya"
"oke"
"Yes benarkan dugaan gue pasti dia mau ajak gue kencan" kata Farel dalam hati dan senyum2 sendiri.
Merekapun sampai di cafe tersebut dan langsung masuk. Tiba-tiba jeritan suara-suara sahabat-sahabat memanggil namanya.
"Putriiiii, kita disini"
"Kalian udah nunggu dari tadi yaa guys?"
"Belum kok, masih baru aja"
"Rindunya sama kalian"
"Ah, kok ada teman2nya sih?, gue bodoh banget ngarepin yg lebih tapi malah nyesek sendiri akhirnya" kata Farel dalam hati dengan wajah bingung.
"Eh itu siapa lu?"
"Ini sahabat kecil gue, dia sahabat baik gue"
"Eh, jadi maksud lu kita gak sahabat baik lu gitu"
"Iya, iya, kalian sama juga kok, eh rel kenalin ini teman2 SMP aku yang sering aku ceritain ke kamu dulu waktu masih masa SMP, kitakan SMP beda sekolah"
"Oh iya iya put" kata farel dengan tersenyum padahal kan hatinya udah entah seperti apa. teriris iris bagaikan bawang
"Kok sakitnya gini kali kirain kencannya berduaan tapi apa makin udah ada orang lain disini" kata hati farel
Keesokan harinya, upacara bendera akan dimulai semua siswa/i dan guru2 diwajibkan baris dilapangan untuk melaksanakan upacara bendera. Suasana sangat panas sekali, Putri yang dari rumah memang belum serapan ditambah badannya yang kurang fit, tiba2 di selah arahan Putri terjatuh Pingsan semua pada melihat ke arah putri. Dwi, Yuli, Banu, dan Farel membawanya ke ruang UKS, disana Dwi dan Yuli melakukan berbagai cara untuk menyadarkan Putri.
Akhirnya putri pun sadar juga
"Ini minum dulu, tadi lu pingsan"
"Ini air apa?"
"Itu Oralit, minum ya"
Putripun meminum air.
"Lu, pasti belum serapan kan dari rumah"
"Iya belum,"
"Lu, sih dibilangin bandel serapan2 ngapa sih tiap pagi, udah gue mau beliin lu serapan dikantin"
Farel pun ke kantin untuk membeli serapan sementara yang lain sedang berdoa dibarisan.
"Ini makan, gue suapin ya?"
"Gak, usah gue bisa sendiri kali udah lu balik aja ke barisan kan disini masih ada Dwi sama Yuli.
"Yaudah, gue balik ya. Yuk broo" sambil mengajak banu.
Setelah selesai upacara Hamka anak yang ditaksir Putri datang ke UKS menemui putri.
"Put, lu gak papa kan?"
"Gak kok, gue cuman gak serapan aja tadi pagi. Jangan khawatir gitu dong"
"Oh ya sini sarapannya biar gue yang suapin"
"Nah" sambil memberikan serapannya pada Hamka.
Hamkapun menyuapin putri dan tiba2 Farel datang ke UKS untuk mengajak putri ke kelas. Farel yang melihat tragedi romantis suapan itu langsung cemburu.
"Tadi gue suapin nolak, disuapin dia terima2 aja. sakit kali put. Lu baru kenal dia di SMA, sementara gue sejak kecil kita sama2" kata hati farel.
Farel pun memberanikan dirinya untuk melangkah kearah 2 manusia.
"Put, lu udah baikan kan yuk kekelas"
"Yaudah balik aja diluan Rel, kan masih ada Dwi sama Yuli ntar gue bareng mereka"
"Iya rel ntar putri bareng kita aja"
"Gue balik ke kelas dulu ya, broo titip mereka ya" sambil menepuk bahu Hamka anak IPS 2 itu.
"Oke oke broo"
Farel pun balik ke kelas. Setelah beberapa menit kemudian
"Wi, yul kalian duluan aja ya balik ke kelas ntar gue nyusul"
"Oh ya udah kita balik kelas ya"
Dikelas Yuli dan dwi pun telah datang disana.
"Loh, Putri mana?" tanya Farel
"Masih di UKS sama Hamka"
Tiba2 dari kejauhan nampak sepasang insan ternyata Itu Putri dan Hamka.
"Makasih ya udah anterin gue ke kelas"
"Iya sama2, nanti lu pulang bareng gue ya"
"Oke oke senang banget gue"
Pulang sekolah pun tiba.
"Yuk pulang put" ajak Farel
"Lu pulang luan aja, gue pulang sama Hamka”
“Lu yakin mau pulang sama dia?”
“Iya dong”
“Oh yaudah hati-hati ya gue deluan”
“Yupz”
Farel pun meninggalkan Putri dan akan pulang.
Hamka menghampiri putri dengan sepeda motornya.
“Hy, yuk naik”
“Iya” sambil naik
“Kita jalan-jalan dulu yuk”
“Yaudah aku ikut aja”
Mereka berduapun jalan-jalan dan singgah dicafe permata disana Hamka nyatain cinta sama Putri.
“Put lu mau gak jadi pacar gue?”
“Apa pacar lu?, gue mau. Gue sayang sama lu”
“Yes, berarti hari ini kita pacaran dong ya”
“Iya”
“aku bolehkan panggil kamu sayang”
“Boleh dong namanya udah jadi pacar aku”
Setelah beberapa jam mereka disana dan cuaca tampak mendung mereka langsung pulang. Diperjalanan angin bertiup sangat kencang pertand hujan mau datang, dan putri kedinginan karna tiupan angin kencang itu
“Put, ambil jaket gue di tas. Pakai aja lu takutnya sakit lagi”
“Iya, gue ambil ya lu perhatian banget”
“Iya dong namanya lu pacar gue”
Mereka pun sampai dirumah putri, dan pas banget Farel lagi di teras sendirian. Melihat hal itu dia tampak cemburu.
“Aku pulang dulu ya sayang”
“Iya makasih ya, I love you”
“I love you too”
Mendengar kata-kata itu yang sangat terdengar jelas ditelinga Farel seolah hatinya berbicara.
“Pada hal ntah udah berapa kali gue anter jemput lu pulang, tapi gak ada kata yang terlontar dimulut lu bilang I love you sama gue malah yang ada lu Cuma bilang makasih dan langsung masuk rumah, sementara Hamka baru sekali anter lu pulang udah ada aja kata I love you buatnya dari lu put, apa ini yang namanya Frind zone, sakit banget ya?”
Padahal Farel udah nyesek kali tapi masih sanggup menghampiri putri disaat Hamka pergi.
“Hey, lama banget lu pulang, padahalkan tadi lu sakit”
“Ah!! Gue udah gak sakit lagi Rel, gue bahagia banget hari ini”
“Kenapa?”
“Gue udah jadian sama Hamka dia itu romantis banget Rel, buktinya tadi waktu nembak gue dia pegang tangan gue lama benget, tadi waktu gue di uks di suapin gue dan tadi waktu angin kencang  dia suruh gue pake jaketnya, ini nih jaketnya, jaket pacar gue gitu loh ” kata Putri kegirapan sangkin bahagianya
“Pegang tangan ? gue aja yang dekat sama lu belum pernah pegang tangan lu dengan lama, paling Cuma narik, udah gitu aja, Eh tunggu bukannya gue udah lakuin hal yang sama ya deluan sama lu, mau nyuapin lu tapi lu tolak, angin bertiup kencang lu gue suruh pake jaket gue tapii.........” tiba-tiba hati Farel berhenti berbicara karna kagetan dari Putri
“Woy melamun aja lu”
“Eh iya, gue bahagia kok liat lu bahagia”
“Jelaslah bahagia, pasti lu bahagia karna gue ada janji buat neraktirin lu kan?, tenang rel pasti gue tepatin kok, ntar malam kita makan bakso di simpang, pokoknya jemput gue, oh ya gue masuk dulu ya”
Malam pun tiba, Putri akan menepatin janjinya sama Farel, tapi Farel tak kunjung datang dan membuat Putri penasaran lalu langsung ke rumah Farel.
“Farel, Farel” teriakan putri
“Eh putri ada apa nak?” tanya mama Farel yang ternyata keluar
“Tante Farel mana ya?”
“Sepertinya dikamar deh, Kamu aja panggil gih sana”
“Iya tante”
Putri pun masuk dan mengetuk pintu kamar Farel
“Farel, buka pintu lu”
“Iya “ sambil membuka pintunya
“Eh, ngapain lu lama banget gue dari tadi tungguin lu, jadi gak nih makan baksonya”
“Oh ya gue lupa, eh yaudah gue ganti baju dulu ya”
“eh eh, gini aja gue aja pakai baju tidur kok”
“Okelah, kita jalan aja kan”
“Yaelah, ya iya lah orang di simpang depan aja kok”
Merekapun makan bakso dan Putri heran melihat sikap Farel yang hanya terdiam dan hanya bisa memandangi bakso tersebut.

“Woy, lu kenapa sih?, Makan itu baksonya dipandangin aja sih”
“Gue gak selera put”
“Lu kenapa sih”
“Yuk pulang” ajak Farel
“Habisin dulu dong, sini-sini gue suapin” sambil mengambil mangkok bakso Farel
            Putri pun menyuapin bakso ke mulut Farel, dan tiba-tiba teman semasa SMP putri juga membeli bakso.
“Hy, put?”
“Hy, Jihan. Beli bakso juga lu”
“Itu pacar lu, sampai-sampai suap-suapan”
“Ah pacar? Es salah kenalin ini Farel sahabat gue kali, oh ya Rel, kenalin teman gue”
“Lagi-lagi sahabat kapan sih Put, gue lu anggap lebih dari sahabat, memang gue bodoh terlalu berharap” Kata hatinya
            Pada saat selesai kenalan dan juga telah habis makan mereka langsung pulang kerumah masing-masing
Setiap paginya putri sekarang telah dijemput deluan sama Hamka, padahal farel masih lagi manasin sepeda motornya buat jemput putri. Farel melihat hal itu.
“Lagi-lagi gue kedeluan sama Hamka, apa benar gue harus jauhin elu, sakit kali Put pura-pura bahagia diatas kemesraan kalian berdua. Udah ah gue pergi ngapain juga mikirin mereka” kata Farel sambil pergi sendirian
            Sudah lebih 2 bulan hubungan pacaran Hamka dan putri dijalani. Farel semakin menjauh dari putri. Pada saat mau pulang sekolah, Hamka ada urusan jadi putri bingung harus pulang sama siapa. Pada saat farel lewat didepan Putri, putri langsung menarik tangannya.
“Rel gue pulang sama lu ya” kata putri
“Maaf gue ada urusan”
“urusan? gue ikut ya”
“Gak bisa, gue deluan ya”
“Farel, kenapa sih lu cuek banget sekarang, dan kanapa lu selalu ngindar dari gue. Salah gue apasih?” kata Putri yang takkan membiarkan Farel pergi
“Lu gak salah kok, gue aja yang terlalu berharap lebih sama lu”
“Berharap lebih maksud lu?
“Lu kok susah amat sih put pekanya. Selama ini gue sayang sama lu lebih dari seorang sahabat put, gue harap lu bisa ngertiin perkataan gue”
“Apa Rel? Tapi gue sayang sama lu hanya sebagai seorang sahabat. Maaf kalau gue gak bisa peka selama ini dan gak bisa ngargain perasan lu, dan gue juga gak bisa maksain diri gue buat suka sama lu. Jujur semenjak lu ngindar dari gue, gue jadi segan dan gak enakan sama lu. Rel gue mohon walaupun gitu tolong jangan ngindar lagi dari gue, karna gue nyaman disamping lu dan terasa terlindungi lu udah kayak sosok seorang kakak buat gue, Daan tolong jangan rusak persahabatan kita dengan cara lu itu” kata putri panjang lebar
“Oke mungkin benar apa kata lu.  maafin gue ya udah buat lu gak enakan, yaudah lu naik”
“Nah gitu dong. Itu baru Farel gue”
3 bulan kemudia
Hamka sikapnya sangat berubah dan sering nyakiti hati Putri . Pada saat itu pulang sekolah tepat dikelas putri, Hamka marah-marah sama putri dan sampai buat putri nangis, Melihat halnya putri tersakiti Farel langsung dorong bahu Hamka
“Woy, jangan sukanya buat cewek nangis dong”
“Apaan lu, ikut campur dalam masalah ini. Alah bilang aja lu cari perhatian sama putrikan karna lu cinta sama dia. Alah udah lah” Kata hamka dan pergi meninggalkan mereka.
“Rel, plis jangan ikut campur urusan gue. Jadi ginikan masalahnya tambah ribet, Hamka jadi pergi dan marah banget. Gue takut dia kenapa-kenapa?” kata putri dan pergi meninggalkan farel lalu mengejar hamka
“Lu bodoh ya put, lu jagain, lindungi, dan khawatir sama orang yang sama sekali gak lakuin itu sama lu, tanpa lu coba liat kebelakang, ada orang yang benar2 tulus buat jagain dan lindungi lu dan selalu khawatir sama keadaan lu, guue put gue orangnya. Apa mata lu udah tertutup rapat dibuat hamka. Alah udahlah. gue bakalan ikutin lu. Karna gue gak mau lu kenapa-kenapa” kata hamka sambil mengejar putri
Farel ngikuti putri dari belakang yang mungkin putri juga lagi ngejar Hamka. Pada saat Hamka menyebrang jalan putri juga dari belakangnya jebrang jalan tanpa liat kanan-kiri yang ternyata ada motor besar yang akan menabraknya. Tapi ada seseorang yang ternyata lindungi dan ngikuti dia yang langsung mendorongnya agar tak tertabrak motor tersebut
“Putriiiiiiiiii, Awaas” Teriakan Farel
Putri pun terdorong dan terbentur batu yang membuat dia pingsan Namun farel telah tergeletak tak sadarkan diri dengan banyaknya darah yang bercucuran di tubuhnya karna tertabrak motor besar demi untuk menyelamatkan nyawa orang yang dia cintai meskipun dia tahu cintanya bertepuk sebelah tangan. Tapi dia tak perduli dia tetap berusaha, selama dia masih bisa ngelindungi orang tersebut
Semua orang pada menolong dan menghampiri mereka. Mereka pun dibawa ke Rumah sakit . Dokter akan semampu mungkin berusaha menyelamatkan kedua-duanya. Tapi hanya putri yang terselamatkan karna cuman terbentur batu. Tapi bagaimana dengan Farel. Tuhan berkata lain pada dirinya. Farel pergi untuk selamanya. Semua orang menangis di hadapan Farel yang hanya tinggal mayat.
10 menit kemudian putri sadar dari pingsannya.
“Hamka? Hamka dimana? Gue dimana?” kata pertama yang putri Ucapkan
“Hamka? Sesempat ini lu mencari hamka. Kenapa Lu gak nanyakin Farel yang sekarang udah ninggalin kita selamanya demi nyelamatin lu put”
“Apa kalian bilang farel ninggal” kata putri sambil menangis
“Farel ninggal demi nyelamatin lu dari tabrakan motor besar disaat lu ngejar Hamka. Dan dia ikutin lu dari belakang karna dia gak ingin lu kenapa-kenapa”
“Gue mau tempat Farel, bawak gue”
Sahabat-sahabat putri pun membawa putri ke jenazah Farel.  Sesampai disana dengan segara mungkin Putri memeluk Farel yang kini tak bisa berkutik lagi.
“Rel, kenapa lu gak biarin gue aja yang pergi untuk selama-lamanya. Ya gue? Orang yang gak bisa peka ini”
“Dia ngelakuin ini karna cintanya tulus buat lu Put, dia selalu ngelindungi lu meski lu lindungi orang lain. Sakit put berada di posisi Farel” Kata Lili
“Gue salut sama Farel. Cintanya Tulus sama lu padahal dia tau cintanya bertepuk sebelah tangan” sambung Jaka
“Rel, sekali lagi gue minta maaf . Gue tau meskipun maaf gue gak bakalan ngembaliin lu lagi tapi gue tau disana pasti lu udah nemui sosok yang bisa peka sama lu, yang bisa ngargain perasaan lu, yang bisa jagain dan lindungin lu, gak kaya gue yang udah nyia-nyiain semua ini. Gue nyesel rel seandainya aja gue lebi peka sama lu dulunya mungkin gue akan berusaha buat cinta balik sama lu. Pasti sakit banget rel gue tau lu sakit banget karna cinta lu bertepuk sebelah tangan oleh sahabat lu sendiri” kata Putri sambil menangis
“put, penyesalan? Farel gak butuh penyesalan itu? Yang dia butuhkan sekarang adalah doa kita. Kita doa ya buat dia”
            Merekapun berdoa untuk kepergian Farel.
Terkadang kita hanya terfokus pada satu orang yaang bisa disebut orang yang kita cintai tapi tanpa kita sadari dibelakang kita ada satu orang yang ingin kefokusan kita itu terarah padanya ya bisa di sebut itu orang yang mencintai kita dengan tulus.
Terkadang juga kita tak pernah sadar ada seseorang yang peduliin kita dari belakang kita meski secara diam-diam dari pada orang yang kita peduliin di depan kita.